Example 728x250
Berita

ISAGO Ingin Ubah Stigma Eksklusif Bagi Perhiasan dan Usung Konsep Ramah Lingkungan : PikirpediaLifestyle

×

ISAGO Ingin Ubah Stigma Eksklusif Bagi Perhiasan dan Usung Konsep Ramah Lingkungan : PikirpediaLifestyle

Share this article

[ad_1]

BISNIS perhiasan di tanah air seringkali menjadi bisnis yang eksklusif dan penggunaanya sering diidentikan dari kalangan atas. ISAGO pun hadir untuk mengubah stigma itu dengan menghadirkan koleksi perhiasan yang ramah di kantong dengan menggunakan bahan dasar 14K recycled gold dan Lab-Grown Diamond.

Namun jangan salah. kualitasnya tetap tidak kalah dengan Natural Diamond pada umumnya. Sehingga, nantinya ISAGO akan menjangkau pasar yang lebih luas dan tidak tersegmentasi.

 BACA JUGA:

Penggunaan full emas daur ulang 14K ini sudah teruji bebas karat atau tidak mudah teroksidasi. Sementara untuk penggunaan Lab-Grown Diamonds bukan hanya menjadikan lebih ramah di kantong melainkan lebih ramah lingkungan bila ditinjau melalui produksinya yang tidak melewati proses penambangan, dibandingkan dengan Natural Diamond.

Bisnis ini didirikan oleh Valencia Tanoesoedibjo bersama Jenifer Patricia, Hendra Zhou, Jeanice Lie, dan Natalia Ie, serta beberapa investor ternama, termasuk Nagita Slavina dan Shandy Purnamasari, Hanifa Ambadar, dan Novita Imelda.

“Kita mau fokus untuk membuat perhiasan lebih affordable karena perhiasan selalu identik dengan high class,” kata Natalia Ie, Co-Ceo dan Co-Founder ISAGO dalam acara Soft Launching ISAGO di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2024)


Follow Berita Pikirpediadi Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Pikirpediahanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Dengan penggunaan dasar 14K recycled gold dan Lab-Grown Diamond jadi lebih menjangkau mass market,” sambungnya.

Natalie Ie juga berharap kehadiran ISAGO dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui seluk-beluk barang yang dipakai. Bukan sekedar memakainya saja melainkan mengetahui dampak yang dapat ditimbulkan, terutama bagi lingkungan.

Komitmen ISAGO untuk menyediakan perhiasan berbahan dasar ramah lingkungan ini ternyata berdampak besar. Isago menghadirkan koleksi yang memiliki emisi karbon 63% lebih rendah dan penggunaan air tujuh kali lebih sedikit (per produksi carat).

Isago juga bermitra dengan Bumiterra, organisasi penedia jasa restorasi hutan yang fokus pada solusi penghapusan karbon dan regenerasi ekosistem berbasis masyarakat dan alam dengan menghijaukan kembali lahan yang telah terdegradasi di Borneo, Kalimantan Barat.

Isago telah memberdayakan salah satu lahan di sana, yaitu Desa Rumbih. Setelah dilakukan perhitungan yang rinci, Bumiterra juga menemukan bahwa ISAGO mengurangi konversi lahan-deforestasi-aktivitas kehilangan keanekaragaman hayati sebanyak 1281 kali, seta hanya membutuhkan setengah dari penggunaan energi (per produksi karat) pada perhiasan yang diproduksi.

“Dengan produk ini kita ingin mengedukasi agar masyarakat lebih peduli soal asal produk yang dipakainya dari mana, cara membuatnya bagaimana dan produk ini juga ada makna penting di baliknya,” pungkasnya.


Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *