Example 728x250
Berita

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Kembali Dapat Bantuan Modal Usaha dari Polres Malang : PikirpediaBola

7
×

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Kembali Dapat Bantuan Modal Usaha dari Polres Malang : PikirpediaBola

Share this article



MALANG – Polres Malang memberikan bantuan modal dan sarana pengembangan usaha untuk para keluarga korban Tragedi Kanjuruhan Malang. Bantuan tersebut untuk membantu keluarga yang kehilangan sosok terpenting dalam insiden Kanjuruhan saat pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 lalu.

Penerima bantuan kali ini adalah Lasidi, warga Kecamatan Turen yang merupakan keluarga dari almarhum Dafa Yunanto, dan Siti Sofiyah, asal Kecamatan kepanjen, orang tua dari almarhum Achmad Dani. Keduanya diberikan masing-masing satu unit gerobak beserta peralatan untuk berwirausaha bakso dan minuman ringan.

Sementara keluarga korban tragedi Kanjuruhan lainnya, Anik Mardiyanti, Ibu dari almarhum Abdan Ageng asal Kecamatan Wagir, diberikan satu unit peralatan mesin jahit. Selain itu, seluruh keluarga juga diberikan bantuan modal untuk memulai berwirausaha.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, mengungkapkan, tekad Polres Malang untuk terus memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Pihaknya akan terus memberikan perhatian dan kepedulian kepada keluarga korban Kanjuruhan dengan menyalurkan bantuan UMKM dan modal, agar dapat memulihkan ekonomi mereka dan berwirausaha.

“Sampai saat ini kami masih berusaha dan tidak akan putus sampai kapan pun bagi keluarga korban kanjuruhan,” kata Putu Kholis Aryana, saat penyerahan bantuan usaha di Mapolres Malang, pada Kamis (8/2/2024).

Selain menyalurkan bantuan usaha berupa UMKM, kata Putu, pihaknya juga terus berkomitmen menjalin komunikasi yang baik secara intens. Melalui komunikasi tersebut AKBP Putu memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi keluarga terdampak sebagai upaya pemulihan kehidupan sosial pasca tragedi.


Follow Berita Pikirpediadi Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Pikirpediahanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

“Selama masih ada yang bisa kami bantu kami bantu, tidak berhenti sampai di sini, setiap bulan kita komunikasi. Tidak hanya bentuk dukungan UMKM seperti saat ini, tidak hanya dukungan permodalan, tapi juga ada beberapa keluarga korban yang mengalami kecelakaan lalu lintas, itu kami respon secara khusus,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan Siti Sofiyah, mengaku senang atas perhatian yang diberikan Kapolres Malang kepada keluarganya. Ia berharap melalui bantuan yang diberikan, bisa mengembangkan usaha berdagang minuman ringan di depan rumahnya.

Tak hanya itu, Siti mengaku bersyukur terhadap bantuan yang telah diberikan kepolisian mulai dari pendampingan trauma healing, kemudahan mengurus Surat Ijin Mengemudi (SIM), hingga perbaikan rumah tempat tinggalnya. Bahkan, salah satu putranya juga telah bekerja di Polres Malang, sebagai pekerja harian lepas untuk membantu perekonomian keluarga.

“Alhamdulillah terimakasih banyak atas bantuan yang diberikan bapak Kapolres Malang, kami sangat berterima kasih sudah diperhatikan,” ungkap Siti.

Sebagai informasi, tragedi Kanjuruhan menjadi tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah persepakbolaan Indonesia. Tragedi ini terjadi usai laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu malam 1 Oktober 2022 lalu di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Akibat tragedi ini sebanyak 135 nyawa meninggal dunia, tak kurang dari 600 orang penonton menderita luka-luka, baik luka berat, sedang, hingga ringan. Pasca tragedi ini Arema FC pun diberikan sanksi berat dan tak boleh menggunakan Stadion Kanjuruhan, sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan, karena dianggap tak layak.


Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *