Example 728x250
Berita

Exit Poll Bukan Hoaks, Saiful Mujani Sebut Hasilnya Bisa Dipertanggungjawabkan : PikirpediaNasional

3
×

Exit Poll Bukan Hoaks, Saiful Mujani Sebut Hasilnya Bisa Dipertanggungjawabkan : PikirpediaNasional

Share this article



JAKARTA – Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani menegaskan bahwa exit poll bukan hoaks dan hasilnya bisa dipertanggung jawabkan.

Secara keilmuan, dia menjelaskan, exit poll dapat dibenarkan jika dilakukan dengan cara yang benar, dan sudah biasa dilakukan pada Pemilu yang demokratis di dunia.

 BACA JUGA:

“Secara metodologi exit poll itu sama dengan survei, disebut exit poll karena dilakukan pas pemilih keluar dari tempat pemilihan di hari pemilihan. Pihak-pihak yang menyatakan exit poll adalah hoaks harus ada dasarnya, kalau tidak pernyataan yang mereka buat adalah hoak,” kata dia, Selasa (13/2/2024).

Dirinya merespons pernyataan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), bahwa hasil exit poll di Melbourne, Australia adalah hoaks.

 BACA JUGA:

Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu turut mempertanyakan dasar KPU mengklaim bahwa exit poll Pemilu 2024 di luar negeri sebagai hoaks.

“Apakah KPU menyebut hoaks karena tidak sesuai dengan aturan KPU? Itu soal lain. KPU tidak punya otoritas menilai kebenaran sebuah temuan ilmiah dan kebebasan menyampaikan informasi yang dijamin undang-undang Dasar,” ujarnya.

Agar exit poll tidak disebut hoaks, menurut dia, maka pihak yang melaksanakan harus mengaku melakukan dan menjelaskan bagaimana exit poll dilakukan.

Dia melanjutkan, tingkat ketepatan atau presisi hasil exit poll malah lebih tinggi dibanding survei yang dilakukan sebelum hari H (pencoblosan), jika dilakukan dengan benar.





Follow Berita Pikirpediadi Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Pikirpediahanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Tapi, ujarnya, jika dibanding dengan hasil hitung cepat (quick count), kurang presisi, karena datanya dari pengakuan pemilih dan sering juga tak semua responden mau menyebutkan pilihannya.

“Tapi exit poll bisa lebih baik dari hasil survei sebelum hari H,” pungkas dia.


Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *