Example 728x250
Berita

Kasus Penganiayaan Pendukung Ganjar, TPM : Semua Orang Berhak Nyatakan Dukungan! : PikirpediaNews

10
×

Kasus Penganiayaan Pendukung Ganjar, TPM : Semua Orang Berhak Nyatakan Dukungan! : PikirpediaNews

Share this article



JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan pada Selasa 30 Januari 2024 di Gunungkidul, Yogyakarta. Namun dalam kunjungannya tersebut terdapat seorang warga diduga dianiaya oleh beberapa orang saat menyambut kedatangan Presiden.

Saat itu, korban disebut-sebut membawa spanduk yang menyatakan dukungannya ke Ganjar Pranowo.

Menurut keterangan Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menerangkan kejadian tersebut berlangsung pada saat kunjungan Jokowi ke peresmian Inpres Jalan Daerah Provinsi DIY di Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari. Korban ditangkap dan dianiaya yang diduga adalah oknum aparat.

Wakil Deputi II Generasi Y & Z Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud / Wakil Ketua Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar-Mahfud, Achyar Al Rasyid merespon bahwa setiap rakyat bebas untuk mendukung siapapun.

“Negara kita ini adalah negara demokrasi, sehingga semua orang berhak menyatakan dukungannya kepada siapa, apalagi ketika ada momentum menyampaikan pandangan kita di depan Presiden itu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri,” ujar Achyar. dalam keterangan yang diterima, Rabu (31/1/2024).

Achyar Al Rasyid juga mengatakan kepada para Aparat yang mengamankan kedatangan Presiden Jokowi jangan sesekali untuk menghalangi rakyat yang ingin bertemu presiden sebagai Pemimpin kita semua di Indonesia.

“Presiden RI Joko Widodo adalah milik Rakyat Indonesia Pihak pengamanan jangan mencoba menghalangi ketika ada rakyat yang ingin menyambu kedatangan Presiden dengan dalih membawa spanduk dukungan salah satu calon kandidat, itu merupakan hak setiap warga negara kecuali memang kedatangan Presiden itu merupakan acara kampanye salah satu kandidat Capres RI 2024,” kata dia.

Namun, kata dia, kedatangan Presiden kemarin ke Yogyakarta bukan agenda kampanye.



Baca Juga: intip-menu-andalan-bakerzin-dan-dapatkan-promo-spesial-bri-sekarang-juga?utm_source=okezone.com&utm_id=intip-menu-andalan-bakerzin-dan-dapatkan-promo-spesial-bri-sekarang-juga


Follow Berita Pikirpediadi Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Pikirpediahanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Wakil Deputi II Generasi Y & Z TPN Ganjar-Mahfud ini juga mengatakan Polisi dan TNI harus tetap menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2024.

“Polisi dan TNI harus tetap Netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024 bukan hanya sekedar jargon-jargon belaka, namun kenyataannya bermain dibelakang mengkondisikan untuk memenangkan salah satu kandidat,” ujar Achyar.

Dirinya juga menyampaikan pesan kepada bapak Kapolri dan Panglima TNI agar menertibkan anggotanya yang tidak netral.

“Kepada Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk tegas menindak anggotanya yang tidak netral dan juga meminta untuk tidak melakukan intimidasi dan diskriminasi kepada rakyat ketika sedang mengamankan kehadiran Presiden kecuali melanggar aturan perundang-undangan,” tuturnya.


Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *