Example 728x250
Berita

Siti Atikoh Dinobatkan Jadi Bunda Asuh Difabel: Salam 3 Jari : PikirpediaLifestyle

9
×

Siti Atikoh Dinobatkan Jadi Bunda Asuh Difabel: Salam 3 Jari : PikirpediaLifestyle

Share this article



ISTRI calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti dinobatkan sebagai Bunda Asuh Difabel di Jakarta. Hal itu karena kepeduliannya terhadap kaum disabilitas dan menyerap aspirasi disabilitas untuk mendukung kesetaraan.

Tak hanya itu, simbol 03 dengan lambang metal ini diartikan Atikoh sebagai ‘I Love You’, bagi kaum difabel.

“Salam tiga jari lambang metal, I love You artinya,” ujar Atikoh sambil mencontohkan simbol tersebut, seperti dikutip dalam One on One Sindonewstv, seperti dikutip pada Selasa (6/2/2024).

Atikoh menjelaskan alasan memberikan arti lain untuk simbol tersebut. Dia bercerita ketika bertemu dengan teman-teman tulis ia mencoba untuk berkomunikasi dengan bahasa mereka, dan dia bersama teman-teman tuli selalu memberi lambang ‘I Love You’.

“Bahasa yang dipahami kita berdua bareng-bareng, karena salah satu yang kita perlukan adalah kesetaraan dari sisi komunikasi. Komunikasi nggak hanya menggunakan bahasa standar kita tapi merangkul semuanya,” tuturnya.

Memiliki kepedulian terhadap kaum difabel, Atikoh mengatakan perlu adanya pemahaman tentang basic untuk berkomunikasi dengan kaum difabel. Adanya sekolah inklusif untuk perusahaan dan ruang publik memudahkan kaum difabel.

“Misalnya terkait rumah sakit, keluhannya apa, mereka paham jadi mereka nggak kesulitan walaupun bisa menulis tapi merasa dihargai kalau menggunakan bahasa mereka,” tuturnya.


Follow Berita Pikirpediadi Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Pikirpediahanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Atikoh menceritakan pengalaman tak mengenakannya saat menghadiri sebuah acara dan berkomunikasi dengan masyarakat banyak. Di tempat yang sama juga dihadiri kaum difabel namun tidak ada penerjemahnya atau orang yang mengerti bahasa isyarat.

“Sementara teman-teman tuli yang hadir banyak sekali dan itu saya merasa bersalah sekali karena berarti saya kurang merangkul mereka dan itu jadi pembelajaran buat kita juga ketika ada acara yang itu banyak melibatkan teman-teman tuli harus ada penerjemah karena saya juga ada keterbatasan juga,” bebernya.  

Calon ibu negara ini mengaku sangat menyerap aspirasi dari kaum difabel. Dia mengatakan banyak hal-hal yang selama ini menjadi kendala dari kaum difabel.

“Kalau teman-teman difabel butuh aksesibilitas, karena nggak semua transportasi ramah disabilitas. kalau tunanetra butuh jalan, teman-teman tuli butuh bahasa isyarat. Itu yang disampaikan dan juga tentang kesetaraan di sekolah dan dunia kerja. 


Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *